الأحد، 27 ديسمبر 2020

Copyright Akhmad Cahyo Setio

 Matahari Tenggelam di Utara


Satu matahari telah temaram

Terbenam di bumi utara meninggalkan aku tanpa 

Sepatah pun kata

Ia kembali dalam pelukan kasih Tuhan


Bagaimana aku membayangkan dunia bisa hidup tanpa surya

Gelap gulita

Ya, mungkin seperti mula akhirnya dunia

Itu pesan yang dapat kubaca dalam kepala dan batinku


Mungkin jika itu malam aku bisa beristirahat sebentar untuk tidur lalu bermimpi

Tapi ini bukan mimpi

Dia benar-benar pergi


Tuhan kau yang perkenalkan aku dengan dia 

Kau antar aku di sini melalui dia

Lalu aku hidup bersama

Puluhan tahun lamanya 

Sampai hidupku terikat kuat di hatinya

Lantas Kau panggil dia

Tapi aku di sini, harus bagaimana?


Tuhan kau sayang dia

Tuhan sayangi aku juga

Perkenankan doa yang duka



Indonesia, 27 Desember 2020

Copyright Akhmad Cahyo Setio


Country Indonesia


This poem  dedicated to my mother who passed away one year ago.Hopefully his spirit will be given mercy by Allah. Aameen

ليست هناك تعليقات:

إرسال تعليق

Autor: Rocío Chávez Hernández

 Titulo Corazones eternos. En el remanso de mi alma tendida quedó la calma , aquellos ayeres se perdieron en el tiempo sin memoria, como hoj...