Matahari Tenggelam di Utara
Satu matahari telah temaram
Terbenam di bumi utara meninggalkan aku tanpa
Sepatah pun kata
Ia kembali dalam pelukan kasih Tuhan
Bagaimana aku membayangkan dunia bisa hidup tanpa surya
Gelap gulita
Ya, mungkin seperti mula akhirnya dunia
Itu pesan yang dapat kubaca dalam kepala dan batinku
Mungkin jika itu malam aku bisa beristirahat sebentar untuk tidur lalu bermimpi
Tapi ini bukan mimpi
Dia benar-benar pergi
Tuhan kau yang perkenalkan aku dengan dia
Kau antar aku di sini melalui dia
Lalu aku hidup bersama
Puluhan tahun lamanya
Sampai hidupku terikat kuat di hatinya
Lantas Kau panggil dia
Tapi aku di sini, harus bagaimana?
Tuhan kau sayang dia
Tuhan sayangi aku juga
Perkenankan doa yang duka
Indonesia, 27 Desember 2020
Copyright Akhmad Cahyo Setio
Country Indonesia
This poem dedicated to my mother who passed away one year ago.Hopefully his spirit will be given mercy by Allah. Aameen

ليست هناك تعليقات:
إرسال تعليق